MR Muhammad Rujib Abdullah Ruang untuk ilmu dan dakwah
Hadits-Hadits Seputar Ramadhan
← Semua E-Book
E-Book

Hadits-Hadits Seputar Ramadhan

Muh. Rujib Abdullah, S.H., Gr., M.Pd.

Identitas BukuJudul Buku: Hadits-Hadits Seputar Ramadhan (أحاديث شهر رمضان) Penulis: Muh. Rujib Abdullah, S.H., M.Pd. Penerbit: Muslim Inspiring Tanggal & Tempat Selesai Ditulis: Sragen, 25 Ramadhan 1446 H / 25 Maret 2025 M Rincian Tema & Kandungan 20 HaditsPuasa Adalah Perisai (Al-Junnah): Melatih pengendalian amarah; orang yang berpuasa dilarang berkata kotor dan bertindak jahil, serta diajarkan merespons celaan dengan ucapan "Aku sedang berpuasa". Pahala Khusus Orang yang Berpuasa: Hadits qudsi yang menegaskan bahwa pahala puasa dibalas langsung oleh Allah karena keikhlasan hamba meninggalkan syahwat, makan, dan minum demi-Nya. Dua Kebahagiaan Orang Berpuasa: Kebahagiaan duniawi saat berbuka dan kebahagiaan hakiki di akhirat tatkala bertemu dengan Allah. Keistimewaan Bau Mulut Orang Berpuasa: Di sisi Allah pada hari kiamat, aromanya lebih harum daripada minyak kasturi. Keutamaan Umrah di Bulan Ramadhan: Pahalanya setara dengan ibadah haji bersama Rasulullah ﷺ (tanpa menggugurkan kewajiban haji fardhu). Penghapusan Dosa Melalui Puasa: Puasa dengan landasan iman (iimaanan) dan mengharap pahala (ihtisaaban) mengampuni dosa-dosa yang telah lalu. Sunnah Menyegerakan Berbuka (Ta'jilul Fithr): Menjaga umat tetap berada dalam kebaikan selama mengikuti sunnah Nabi. Pelebur Dosa Antara Ramadhan ke Ramadhan: Menggugurkan dosa-dosa kecil dengan syarat pelakunya menjauhi dosa-dosa besar (kaba'ir). Kondisi Spiritual di Bulan Ramadhan: Terbukanya pintu-pintu surga, tertutupnya pintu neraka, dan terbelenggunya setan. Keberkahan Sahur: Keberkahan fisik sebagai penguat tubuh dan keberkahan maknawi mengikuti sunnah; disunnahkan sahur walau hanya dengan seteguk air. Pengampunan Dosa Lewat Shalat Malam: Keutamaan shalat tarawih/qiyam Ramadhan yang dilakukan atas dasar iman dan ikhlas. Menjauhi Perkataan dan Perbuatan Dusta (Qaulu az-Zuur): Puasa tidak bernilai di sisi Allah jika pelakunya tidak meninggalkan maksiat, ghibah, dan kecurangan. Pintu Khusus Surga (Ar-Rayyan): Gerbang eksklusif yang hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang gemar berpuasa. Kedermawanan Nabi di Bulan Ramadhan: Rasulullah ﷺ bertambah sangat dermawan melebihi angin yang berhembus kencang, terutama saat bertadarus Al-Qur'an bersama Malaikat Jibril. Peringatan Keras bagi yang Merugi: Doa celaka bagi orang yang mendapati Ramadhan hingga berlalu, namun tidak diampuni dosanya karena lalai. I'tikaf Sepuluh Hari Terakhir: Keteladanan Rasulullah ﷺ dan para istri beliau yang konsisten berdiam diri di masjid hingga wafat demi menjemput Lailatul Qadar. Doa Utama Malam Lailatul Qadar: Lafaz doa yang diajarkan Nabi kepada 'Aisyah: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii”. Kesungguhan di Akhir Ramadhan: Rasulullah ﷺ mengencangkan kain sarung (menjauhi istri/fokus ibadah), menghidupkan malam, dan membangunkan keluarganya. Kewajiban & Waktu Zakat Fitri: Pensucian bagi orang berpuasa dari perkara sia-sia serta makanan bagi fakir miskin; wajib ditunaikan dengan makanan pokok sebelum shalat Idul Fitri. Menghidupkan Malam Lailatul Qadar: Melaksanakan shalat, tilawah, dan zikir pada malam kemuliaan menghadirkan pahala lebih baik dari seribu bulan sekaligus pengampunan dosa.
Perpustakaan Digital

Baca E-Book

Baca langsung melalui reader tanpa meninggalkan halaman detail e-book.

38 halaman 4,1 MB Baca online